244 hotel dan villa di Bali dipasarkan dijual, termasuk resort Rp535 miliar di Pecatu
Iklan jual hotel dan villa ramai di marketplace. ASITA Bali meminta pemerintah mempertimbangkan penghentian sementara pembangunan akomodasi baru.
Pemantauan BaliNews.id di marketplace OLX dengan kata kunci "hotel" di Bali menemukan 524 iklan properti, dan 244 di antaranya adalah hotel atau villa yang dijual. Lokasinya tersebar di Kuta, Seminyak, Canggu, Ubud, Nusa Dua, Pecatu, Sanur, dan Denpasar Selatan.
Contoh aset yang dipasarkan
- Resort di Pecatu, Uluwatu, dengan sekitar 200 kamar di bawah merek Swiss-Bel: Rp535 miliar.
- Hotel bintang lima di Nusa Dua dengan 176 kamar di atas lahan sekitar 22.291 m²: Rp500 miliar.
- Hotel bintang tiga di Ubud dengan 19 kamar yang masih beroperasi: sekitar Rp38 miliar.
Artikel itu menegaskan jumlah iklan bukan data resmi properti bermasalah. Penjualan aset bisa karena kebutuhan likuiditas, restrukturisasi, utang, pergantian pemilik, atau keputusan investor.
Sikap ASITA
Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winastra, meminta pemerintah mempertimbangkan penghentian sementara pembangunan akomodasi baru dan menertibkan akomodasi tanpa izin. Menurutnya, pariwisata Bali sebaiknya fokus pada kualitas wisatawan, belanja, dan lama tinggal, bukan menambah kamar.
Bagi investor besar, pasar aset hotel yang aktif membuka peluang membeli bisnis yang sudah berjalan, bukan hanya membangun dari nol. Tetap periksa izin, kinerja, dan status lahannya dengan teliti.
Ringkasan berita, bukan nasihat investasi.